Sembari menunggu dibukakannya pendaftaran mata kuliah semester 5 melalui SIAK NG, saya bersama beberapa teman berinisiatif untuk meminjam sepeda dari gedung rektorat.
Bedanya meminjam sepeda dari gedung rektorat dibandingkan dengan post-post lainnya adalah anda diminta meninggalkan kartu mahasiswa anda, dan bukannya sekedar menunjukkannya untuk didata. Selain itu, pengembalian sepedanya pun tidak bisa pada post-post lain, melainkan harus mengembalikan pada post rektorat tersebut.
Menginat bahwa teman-teman sudah pada mahir bersepeda semua, saya menyuruh mereka untuk duluan saja. Namun beruntungnya saya, ada Rosa & Yuli yang menemani dan sabar mengajar ku dari awal hingga akhir. Selama dua jam bersepeda tersebut, dan setelah disemangati oleh hampir seluruh warga universitas indonesia yang berlalu lalang melewti & menyaksikan gw bersepeda, serta setelah mengalami tiga kali jatuh sepeda yang menyebabkan gempa tektonik di sekitar UI, saya akhirnya sudah dapat menunjukkan tanda-tanda adanya perkembangan bersepeda.

(more…)