Skip to content
Tags

Pentingnya Mengucapkan “Terima Kasih”

October 24, 2008

Sudahkah anda mengucapkan “Terima Kasih” hari ini?

Salah satu pelajaran yang paling berharga yang saya terima dari pengajaran kedua orang tua saya yang tidak akan pernah saya lupakan adalah pentingnya mengucapkan “Terima Kasih”.

Pernah saya tanyakan kepada ibu ku, saat saya masih kecil, kenapa kita mengucapkan terima kasih, bu? Lalu tahukah anda apa ucap balas ibu? “Mengapa tidak?

Mengapa tidak kita ucapkan dua patah kata yang tidak memakan uang, waktu, ataupun tenaga ini? Apakah yang menjadikan seseorang sedemikian senggannya hingga tidak/ lupa mengucapkan terima kasih?

Tahukah anda bahwa cukup dengan dua patah kata ini, anda dapat merubah hari seseorang menjadi lebih baik dan ceria. Baiklah saya contohkan. Bila kata anda adalah seorang pelayan di sebuah café, pekerjaan anda tiap harinya adalah disuruh, disuruh, dan disuruh terus-menerus, alangkah indahnya jika untuk tiap pekerjaan anda itu, anda menerima sebuah balas sapaan feel of gratitude? Dengan mudahnya kita tinggal melafalkan dua patah kata ini, “Terima Kasih”.

Sekarang saya kembalikan kepada para pembaca, sudahkah anda mengucapkan terima kasih hari ini? Untuk tiap masakan dan pekerjaan rumah ibu, usaha ayah mencari nafkah dan membiayai segala kebutuhan kita, bantuan serta canda-tawa dengan adik-kakak, sudahkah anda mengucapkan terima kasih? Dalam berbelanja pagi ke pasar, pulang-pergi membeli karcis di stasiun, naik-turun ojek ke tempat tujuan, serah-terima coffee dalam café, ingatkah anda untuk mengucapkan terima kasih?

Advertisements

From → Life Stories

5 Comments
  1. Sudahkah anda mengucapkan “Terima Kasih” hari ini?

    Sudah Van…

  2. makasi ud diingetin snuw,terkadang LC juga lupa ngucapin kata ini 😦

  3. snowball4u permalink

    @Berli: Bagus Berli.. Keep up the good work ya..

    @Luci: Baiklah,, skrg inget.. inget lagi ya Bu 🙂

    Apalagi kepada Ibu kita, jangan sampai lupa ya teman”. Tidak susah kok.. 😀

  4. ... permalink

    makan waktu uang,dan tenaga kalo dia gak bisa bicara di harus nulis nulis butuh tenaga tenaga di dapat kan dari makanan makanan di dapatkan dari uang jadi bagaimana kah????

  5. “Terima Kasih” van udah diingetin, 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: